Perilaku Seks Sehat dan Aman Adalah Salah
Satu Cara Mencegah Penularan Penyakit Sipilis
Penularan Penyakit Sipilis - Penyakit Sipilis merupakan
penyakit menular seksual (pms) yang sudah muncul sejak berabad-abad yang lalu. Penyebab
penyakit sipilis adalah bakteri yang berukuran
sangat kecil yang disebut spirochete A. Nama ilmiah bakteri ini adalah Treponema
pallidum. Bentuk fisik Spirochete (jika dilihat menggunakan mikroskop) adalah seperti cacing dan menyerupai spiral yang bergoyang sangat lincah. Bakteri spirochete
dapat masuk ke dalam tubuhmelaui infeksi pada bagian tubuh yang lembab dan memiliki lapisan mukosa (misalnya pada mulut dan alat kelamin). Bakteri ini dapat menimbulkan rasa sakit yang dikenal dengan
istilah ‘chancre’, dan rasa sakit
ini mirip dengan rasa sakit yang diakibatkan oleh penyakit maag. Penyakit menular seksual ini dapat menjangkiti berbagai orang dengan
berbagai orientasi seksnya, termasuk pria dan wanita heteroseksual, pria dan wanita homoseksual, serta biseksual (orang yang bisa
melakukan hubungan badan dengan wanita dan pria). Kegiatan
hubungan badan dengan berganti-ganti pasangan dapat menjadi cara penularan penyakit sipilis. Semakin banyak pasangan seks, maka akan semakin tinggi resiko orang tersebut terjangkit atau
tertular penyakit sipilis. Penyakit sipilis juga dapat meningkatkan resiko masuknya HIV, yang sudah
diketahui sebagai awal timbulnya penyakit AIDS.
Jika seseorang telah memeriksakan
dirinya ke dokter dan telah didiagnosa positif terkena penyakit sipilis, maka
hal yang benar-benar harus dilakukan selain segera mendapatkan obat penyakit
sipilis adalah berhenti melakukan hubungan seksual dengan siapapun agar
penularan ke lebih banyak orang bisa dihentikan, kemudian sarankan setiap orang
yang pernah berhubungan seks dengannya untuk juga melakukan pemeriksaan diri ke
dokter atau laboratorium, agar jika ternyata mereka juga terkena penyakit ini,
bisa dilakukan pengobatan segera secara bersama. Dengan perilaku seks yang
aman, penularan penyakit sipilis
bisa dicegah, perilaku seks yang aman di antaranya menggunakan kondom saat
melakukan hubungan seks (meski kondom tidak selalu menjamin bisa melindungi
seseorang dari terkena penyakit kelamin), lakukan pemeriksaan terutama bagi
mereka yang rentan terkena penyakit ini seperti para wanita serta pria pekerja
seks, para pria hidung belang yang sering ‘jajan’, dan para istri yang mengetahui bahwa suaminya
memiliki perilaku seks yang tidak aman.
Kurang lebih 12 juta kasus baru dari penyakit
sipilis muncul setiap tahun, dan lebih dari 90% nya terjadi di negara-negara
berkembang, di mana penyakit sipilis kongenital adalah penyebab utama kematian
dari bayi saat mereka dilahirkan. Adapun di benua Eropa dan benua Amerika,
jumlah penderita penyakit sipilis tidak terlalu meningkat, namun penularan penyakit sipilis menunjukkan jumlah yang
cukup tinggi di kalangan laki laki homoseksual, serta pada orang-orang yang
menggunakan narkoba jenis jarum suntik.
Penyakit ini mengalami
perkembangan dalam empat tahap, dan gejala atau
tanda-tandanya bermacam-macam pada setiap tahap. Tahapannya mungkin
tidak berurutan, dan gejala yang muncul pun tidak selalu terjadi dalam urutan
yang sama. Pada tahap pertama atau tahap premier, gejala mungkin muncul pada 10
hari hingga 90 hari setelah terinfeksi bakteri Treponema. Pada tahap ini
biasanya terjadi lesi kecil serta tidak menimbulkan rasa sakit pada bagian
tubuh tempat masuknya bakteri seperti pada bagian alat kelamin, lidah, rektum,
atau bibir. Penularan penyakit sipilis
pada tahap sekunder umumnya mulai dua hingga sepuluh minggu setelah luka timbul
dan tanda tersebut termasuk ruam pada kulit yang biasanya muncul seperti luka
berwarna merah atau coklat kemerahan, berukuran kecil.
Judul: Penularan Penyakit Sipilis
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh 21.42
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh 21.42